7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Penting, Pertimbangkan Ini Sebelum Memutuskan Memelihara Kucing


Penting, Pertimbangkan Ini Sebelum Memutuskan Memelihara Kucing

Ribuan tahun yang lalu bangsa Mesir memuja kucing karena dianggap sebagai makhluk magis yang mendatangkan keberuntungan. Kini kucing pun dipuja sebagai binatang kesayangan dan untuk hiburan.

Kamu mungkin suka menonton video kucing dan foto kucing yang lucu danmenggemaskan. Terbersitlah di hatimu keinginan untuk memelihara kucing.

Bayangkan di sore hari yang tenang kamu duduk membaca novel atau memegang gadget. Sementara kucingmu berbaring setia di pangkuanmu, sesekali kamu belai dia dan kamu ajak bercanda.

Namun memelihara kucing tidak seindah dan semudah kelihatannya. Kucing bukan hewan peliharaan untuk orang yang mau enaknya saja. Ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memelihara kucing.

Perlu Komitmen Jangka Panjang

Memelihara kucing itu seperti lari marathon, perlu komitmen jangka panjang. Kamu harus siap merawatnya sampai akhir hidupnya.

Bisa dibilang punya kucing itu agak mirip dengan punya anak balita. Dia butuh perhatian terus-menerus selama hidupnya.

Kalau rasa sukamu pada kucing hanya sesaat lalu habis itu memudar, lebih baik tidak memeliharanya. Kalau mau main sama kucing datang saja cat café.

Perlu Biaya

Biaya yang dibutuhkan untuk memelihara kucing tidak sedikit. Ada biaya pengobatan, grooming, makan, peralatan, dll.

Harga kandang kucing yang standar sekitar 400 ribu, kandang travel (kandang kecil untuk bepergian, misalnya ke klinik hewan) yang murah 150 ribuan.

Makanan berkualitas baik yang kering sekitar mulai 70 ribu per kilonya, makanan basah satu sachet antara 5-7 ribu.

Grooming atau mandi bisa kamu lakukan sendiri. Kalau menggunakan jasa biayanya 50-65 ribu.
Sedangkan biaya periksa ke dokter hewan 50-75 ribu, itu belum termasuk obatnya. Kucing juga sebaiknya divaksin yang memakan biaya 250 ribuan. Steril sekitar 400 ribu untuk kucing jantan dan 600 ribu untuk kucing betina.

Litter (pasir kucing) untuk buang air yang bagus sekarung 80 ribuan. Belum lagi untuk beli mainan, snack, wadah makanan dan minum, juga litter box.

Pilih Jenis yang Cocok

Kucing itu banyak jenisnya dan masing-masing mempunyai karakter dan kebiasaan yang berbeda. Saya tidak bisa share jenis kucing dan karakternya di sini karena akan panjang sekali.

Carilah info di situs tentang kucing yang terpercaya, atau ke breeder profesional, atau ke dokter hewan. Pilihlah breed (jenis) yang paling cocok dengan pola hidupmu, kepribadianmu, dan keinginanmu.

Salah memilih jenis kucing bisa membuatmu kecewa dan hilang semangat untuk memeliharanya. Misalnya kamu menginginkan kucing yang kalem tapi ternyata memilih Bengal. Sedangkan kucing Bengal karakternya aktif, rasa ingin tahunya tinggi, energinya besar, dan aktivitasnya tinggi.

Rajin Bersih-Bersih dan Tidak Gampang Jijik

Setiap hari kucing akan buang air kecil dan besar, bahkan sehari bisa beberapa kali kucing kencing. Setiap kucing selesai buang air kamu harus segera membersihkan litter-nya.

Kalau litter tidak bersih kucing cenderung buang air di luar litter box mungkin di lantai atau di keset. Itu karena kucing tidak mau buang air di tempat yang masih ada kencing atau kotoran.

Kandang, tempat makan, dan litter box juga harus dijaga kebersihannya. Kucing yang berbulu panjang bulunya akan rontok dan itu bisa mengotori rumah.

Jadi kalau kamu orangnya jorok dan jijik menangani kotoran, tidak usah memelihara kucing. Kecuali kamu kaya dan bisa menggaji asisten untuk bersih-bersih.

Rajin Merawat

Kucing perlu dibawa ke klinik hewan, tidak hanya untuk mengobati penyakitnya tapi juga untuk menjaga kesehatannya. Klinik hewan juga melayani vaksin, steril, dan grooming sebagai bagian dari perawatan kucing.

Di rumah pun kucing memerlukan perawatan apalagi bila sakit. Ada obat yang harus diberikan ke kucing melalui mulutnya. Itu kadang bisa susah dan membuat kita capek.

Bagaimana Jika Terpaksa Menyerah?

Jika kamu melepas kucingmu karena bosan memeliharanya, berarti kamu egois. Mengapa kamu memelihara kucing kalau sebenarnya kamu tidak benar-benar suka pada kucing?

Namun ada juga keadaan dimana seseorang tidak lagi bisa memelihara kucingnya. Misalnya karena tiba-tiba sakit, kondisi keuangan memburuk sekali, dan sebagainya.

Jika kendalanya temporer maka kucing bisa dititipkan sementara ke orang lain atau ke jasa penitipan. Jika kendalanya permanen hibahkan kucing ke orang yang memang menyayangi kucing.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa web/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Silahkan hubungi saya di email [email protected] atau WA 082154295557.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment