7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Pola Asuh Anak Bagi Orang Tua Jaman Now

Secara umum pola asuh anak diartikan sebagai cara orang tua mendidik anak sebagai bentuk tanggung jawabnya.  Definisi pola asuh sebenarnya adalah bagaimana orang tua memperlakukan anak, mengajari anak, membimbing, mendisiplinkan serta melindungi anak selama proses pendewasaannya. Disadari atau tidak pola asuh anak sangat mempengaruhi pembentukan karakter. Mengandung dan melahirkan adalah proses alamiah tetapi  membesarkan dan mendidik adalah proses yang terus bertumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

Orang tua zaman old selalu berpendapat bahwa pola asuh anak adalah sepenuhnya tanggung jawab ibu. Tetapi seiring perkembangan zaman, nyatanya peran ayah tak kalah besar dalam mendidik dan memberi contoh kepada anak. Anak adalah cerminan dari kedua orang tuanya. Jadi tidak tepat apabila tanggung jawab mengasuh anak adalah mutlak ada hanya pada ibu.

Tipe Pola Asuh Anak secara Garis Besar


Pola Asuh Jaman Now

Terdapat 3 tipe pola asuh anak yang bisa kita pelajari., yaitu:

Pola Asuh Otoriter
Pola asuh anak ini umumnya diterapkan oleh orang tua jaman old. Orang tua biasanya memberikan peraturan yang ketat baik di dalam maupun luar rumah. Norma-norma bermasyarakat ditanamkan secara mendalam pada pola pengasuhan ini. Orang tua adalah pemegang kekuasaan penuh dalam keluarga. Anak-anak diwajibkan mematuhi semua peraturan dan perkataan orang tua. Kebebasan berpendapat sangat dibatasi. Anak hanya sebagai pelaksana perintah orang tua. Hukuman adalah konsekuensi atas ketidakpatuhan atau kesalahan yang dibuat oleh anak.

Pada pola asuh anak otoriter ini anak akan memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap kedua orang tuanya karena orang tua adalah faktor terpenting, penanaman nilai-nilai agama dan norma masyarakat yang baik dan lekat sejak dini.  Disisi lain anak akan pasif dan kurang inisiatif, tidak berani mengambil keputusan, lebih agresif di luar rumah karena merasa bebas.

Pola Asuh Demokratis
Pola asuh yang demokratis adalah kebalikan dari otoriter. Lebih dinamis, aktif dan terarah untuk mengembangkan dan bakat dan kemampuan anak secara maksimal. Dalam pola asuh ini peraturan orang tua lebih fleksibel, anak adalah faktor utama, orang tua lebih terbuka terhadap anak, anak diberikan kebeban dan kepercayaan sepenuhnya dalam mengambil keputusan.

Anak akan memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, kreatif dan inisiatif, patuh pada orang tua secara wajar, bertanggung jawab dan berani mengambil keputusan. Di sisi lain penanaman nilai-nilai keagamaan dan norma masyarakat tidak selekat pada pola asuh otoriter. Pola asuh anak macam ini memang dinilai paling ideal untuk diterapkan.

Pola Asuh Permisif
Pola asuh permisif ini diartikan memberi kebebasan sebebas-bebasnya kepada anak-anak. Kontrol orang tua sangat lemah, anak dibiarkan melakukan semua hal yang mereka mau. Orang tua menganggap percaya sepenuhnya pada anak adalah wajar, sangat jarang memberi teguran dan hukuman atas semua tindakan anak.

Sisi negatifnya adalah anak kurang mendapat perhatian dari orang tua, menjadi keras kepala dan pemberontak, kurang disiplin baik di dalam keluarga, lingkungan maupun di sekolah. Pola asuh anak yang permisif seperti ini lebih ideal diterapkan pada anak yang sudah dewasa. Dimana orang tua tidak bisa lagi sepenuhnya mengatur dan mengekang anak. Karena anak sudah bisa bertanggung jawab penuh atas diri sendiri dan lingkungannya.

Pola Asuh Orang Tua Jaman Now

Bagaimanakah pola asuh anak yang baik dan tepat untuk diterapkan pada saat ini? Dari 3 tipe pola asuh di atas, pola asuh yang paling ideal adalah pola asuh demokratis. Tapi tentunya kembali lagi kepada pribadi orang tua dan disesuaikan kondisi tumbuh kembang anak. Pola asuh anak jaman now atau masa kini tidak dapat disamakan dengan pola asuh anak 10 tahun atau 30 tahun yang lalu.

Orang tua jaman now seringkali menerapkan pola asuh “helicopter parenting” dimana orang tua lebih protektif terhadap anak. Mengusakan semua yang terbaik untuk anak dan meminimalisir kemungkinan buruk yang akan menimpa anak dalam hal apapun. Tetapi memberikan kekebasan anak untuk menjalani kehidupan sesuai perkembangan usianya. Sisi negatifnya adalah anak akan menghadapi kesulitan dalam hal profesionalitas, dan mudah frustasi ketika mendapati permasalahan akibat dari orang tua yang protektif dan selalu menyelesaikan sendiri masalah yang dihadapi anak.

Gaya Pengasuhan Orang Tua Jaman Now

Menurut beberapa pakar ada beberapa gaya pengasuhan orang tua jaman now, antara lain:

1. Belajar dari internet. Tidak lagi mengikuti pakem pola asuh anak yang sudah ada turun-temurun. Tetapi mengikuti apa yang dibaca dari internet. Dengan adanya perkembangan informasi dan cepatnya akses internet orang tua jaman now bisa mengetahui dan membandingan dari semua informasi tentang pola asuh anak yang ada sejak jaman dahulu.

2. Lebih percaya diri dalam mengasuh anak. Kerjasaman antara ayah dan ibu dalam mengasuh anak meningkatkan percaya diri dalam menerapkan pola asuh anak. Hal ini didukung dengan banyaknya informasi dan referensi yang mereka terima dalam hal pengasuhan anak.

3. Pengguna aktif social media. Orang tua jaman now lebih eksis di media sosial. Mereka sering bahkan secara rutin mengabadikan moment kebersamaan atau perkembangan anak di media sosial.

4. Pekerja keras. Orang tua jaman now lebih pekerja keras dalam hal pemenuhan kebutuhan finansial. Tidak dipungkiri kebutuhan perawatan dan pendidikan anak setiap tahunnya meningkat. Orang tua jaman now lebih sadar finansial dengan menyiapkan tabungan sejak dini.

Tantangan Pola Asuh pada Generasi Gadget

Orang tua jaman now sangat sadar bahwa anak-anaknya lahir di era kemajuan digital. Dimana sejak balita sudah terpapar kecanggihan teknologi, laptop, tablet, smartphone, virtual reality dan sebagainya yang kita kenal dengan gadget. Rasa keingintahuan dan kreatifitasnya tinggi, memungkinkan mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mudah beradaptasi dengan perkembangan jaman dan produktif.

Di lain sisi generasi ini cenderung tidak sabaran karena pada jamannya semua bisa didapat secara instan, mereka pun kurang mengenal proses, minim empati, keterampilan sosial yang kurang dan  cenderung egois. Tak jarang orang tua merasa khawatir terhadap perkembangan perilaku anak dan pergaulannya. Meskipun begitu orang tua jaman now pastinya sudah lebih dulu mengenal gadget dan perkembangan teknologi.

Pola asuh anak yang diterapkan pun mengalami perkembangan. Orang tua jaman now lebih memilih mengawasi anak-anaknya dari jauh. Memberikan kebebasan kepada anak untuk lebih berekspresi, berkarya dan bergaul. Tidak terlalu mengekang seperti pada pola asuh otoriter, dan tetap memberikan batasan yang wajar.

Pola asuh anak adalah pendidikan karakter. Sebagai orang tua, apa yang kita harapkan tertanam pada anak-anak harus kita contohkan dalam kata-kata, sikap dan perbuatan. Pola asuh tidak hanya urusan mendidik satu bulan dua bulan, satu tahun dua tahun, tetapi merupakan proses yang berkesinambungan dan terus berkembang.

Anak yang dibesarkan dengan motivasi, ia akan belajar percaya diri. Anak yang dibesarkan dengan dukungan, ia akan belajar menghargai diri sendiri.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa website/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Kunjungi 𝗦𝗮𝘁𝘂𝗶𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹.𝗶𝗱 atau di No Telepon/WA 𝟬𝟴𝟮𝟭𝟱𝟰𝟮𝟵𝟱𝟱𝟱𝟳 untuk detail informasi layanan jasa lainnya.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment