7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mengenal Perbedaan Pra Remaja dengan Remaja Lebih Jauh

Pra remaja adalah usia mulai 10-15 tahun dimana ini merupakan tahap atau peralihan sebelum menuju dewasa. Dalam tahap ini banyak sekali perubahan siknifikan yang terjadi pada anak baik secara biologis, bentuk tubuh, juga psikis disebabkan oleh hormon-hormon yang ada dalam tubuh anak dimana orangtua harus memperhatikannya.

Pada tahap pra remaja ini sering sekali terjadi perbedaan cara pandang antara anak dan orangtua. Hal ini terjadi karena jika dulu anak harus manis dan mengikuti apa yang orangtua katakan, namun di masa pra remaja ini anak pra remaja ini mulai memiliki pendiriannya sendiri  yang dianggap  sudah dewasa.

Perbedaan Pra Remaja dengan Remaja

Perbedaan Pra Remaja dengan Remaja

Pra remaja dengan remaja adalah jauh berbeda. Jika pra remaja dimulai pasa usia 10-14, namun remaja dimulai dari usia 12-20 tahun. Ini adalah masa peralihan antara masa anak-anak menuju dewasa. Lalu bagaimana perbedaan antara pra remaja dan remaja, adalah ;

Untuk usia pra remaja mereka cenderung mulai memiliki rahasia dimana anak tersebut begitu tertutup. Secara emosionalnya juga anak pra remaja belum bisa mengendalikan dirinya dalam arti mereka  belum stabil dan harus lebih didukung dan diperhatikan.
Sementara untuk anak usia remaja sangatlah berbeda. Remaja adalah masa diantara anak tersebut menuju tahap dewasa. Perbedaan yang nyata yaitu anak laki-laki akan mulai berpikir dengan nalar mereka.
Di usia ini remaja akan mulai beradaptasi dengan seksualitas. Biasanya disinilah remaja mulai mengembangkan kemampuannya dalam berhubungan dengan lawan jenis.

Masalah yang sering dihadapi oleh orangtua adalah ketika anaknya berada di usia ini karena sering terjadi kesalahpahaman dengan apa yang dimau oleh orangtua. Biasanya anak akan cenderung sangat tegas dan ingin mempertahankan apa yang menjadi keinginannya. Hal ini adalah normal, hanya bagaimana cara anda menyikapinya.

Banyak orangtua yang lebih cenderung menuntut anaknya untuk melakukan anaknya untuk melakukan apa yang orangtua mau, tanpa menyadari bahwa sekarang ini anak sedang belajar untuk mencari jati atau identitas dirinya.

Fakta tentang Remaja yang Harus Diketahui

Yang dialami oleh anak remaja adalah cenderung tentang perubahan fisiknya yang begitu kompleks.  Disini anak remaja akan banyak berubah nyata seperti juga untuk laki-laki biasanya akan tumbuh jakun serta suara akan berubah menjadi lebih parau. Sementara untuk wanita perubahan yang terjadi adalah tumbuhnya payudara, pertumbuhan pada pinggul serta tumbuhnya bulu diketiak dan kelamin.
Jika dilihat dari segi kemampuan otak, anak remaja sudah mulai memahami sebuah gagasan abstrak jika dilihat dari segi intelektual. Remaja juga sudah mulai memiliki kemampuan nalar. Remaja ini sudah bisa berfikir secara efesien dan memiliki wawasan yang luas.
Jika dilihat dari segi emosional berbeda dengan pra remaja yang emosinya tidak stabil, namun anak remaja mulai agresif dimana memiliki sikap yang keras kepala, ada juga regresif dimana remaja akan lebih suka menyendiri.

Tahap ini merupakan tantangan buat orangtua karena perubahan yang terjadi pada anak sangat terlihat. Ketidakstabilan anak terkadang membuat situasi normal ikut berubah. Bahkan ketika orangtua tidak begitu memperhatikan proses ini dan tidak bisa mengatasinya maka akan berujung kepada sesuatu yang negatif, misalnya kabur dari rumah dan sebagainya.

Edukasi untuk Anak Pra Remaja dan Remaja

Ketika anak sudah mulai berada ditahap ini Ada banyak orangtua yang sudah mulai khawatir dan takut kepada perkembangan anaknya. Justru di usia ini lah si anak sudah mulai diberikan edukasi yang sedikit serius. Diusia pra remaja dan remaja ini edukasi yang  tepat perlu diperkenalkan agar anak tau dan bukan mencari tau sendiri. Diusia ini jangan takut untuk memperkenalkan edukasi sex.

Banyak orangtua yang khawatir ketika anak diperkenalkan edukasi ini. Namun sebenarnya diusia ini anak pra remaja dan remaja sudah harus tau akan masalah ini. Karena diusia ini cara mereka berpikir, ketika orang dewasa menjelaskan sesuatu mereka sudah paham. Jadi jangan khawatir untuk memperkenalkan edukasi sex.

Yang terpenting adalah cara anda menjelaskannya adalah harus tepat dan sesuai dengan usia mereka. Jangan sampai anda melewatkan edukasi ini kepada anak pra remaja. Anda sudah mulai bisa untuk menjelaskan perubahan apa saja yang terjadi  dalam diri mereka, ketika mereka beranjak keusia yang dewasa atau pada masa pubertas.  Beritahu secara terperinci dan spesifik agar anak mengerti.

Jelaskan dengan bahasa yang lembut namun tetap jelas. Bahkan bagi anak pra remaja ini tidak masalah jika anda menjelaskan cara sianak ketika menstruasi tiba atau ketika mereka mimpi basah. Bukan hanya menjelaskan bagian itu saja tapi anda boleh tambahkan dengan edukasi yang lain yaitu bagaimana mereka menjaga kesehatan alat reproduksi dan alamat kelamin mereka.

Untuk usia pra remaja mereka harus mampu mengkontrol kemampuan mereka dengan internet termasuk masalah sex. Anda harus ajarkan resiko ketika dia menggunakan internet untuk mengetahui bentuk dari sex misalnya. Disini juga orangtua harus memberikan pengertian tentang canggihnya teknologi sekarang dimana anak harus menggunakannya untuk hal yang naik aja.

Sementara untuk anak remaja kenalkanlah tentang hubungan yang sehat dan yang tidak. Mereka harus belajar yang namanya kehamilan, kontrasepsi, pacaran dan sebagainya. Sampaikan lah dengan bahasa yang enak dan mudah dipahami . Jika tidak di perkenalkan dari sekarang, anak akan mencari tau sendiri bahkan raaa ingin tau nya akan semakin tidak terkontrol.

Tips Menyampaikan Pendidikan Seks Bagi Pra Remaja dan Remaja

Ketika orangtua mendengar tentang pendidikan seks banyak dari mereka langsung takut dan menunda edukasi ini. Banyak juga dari orangtua yang merasa canggung dalam menjelaskan pendidikan ini. Anda tidak perlu khawatir bagaimana cara anda mendidik anak tentang pendidikan seks ini.

Coba beli buku tentang pubertas, menstruasi serta masalah seksualitas namun untuk seusianya. Ada banyak toko buku yang menjual buku seperti ini. Lalu mulailah membaca buku dengan menarik perhatian mereka mungkin dengan nada anda berbicara agar dia penasaran dari isi buku tersebut.
Ciptakanlah suasana yang nyamannketika anda berdiskusi tentang masalah ini. Jangan merasa canggung oleh sebab itu awali dengan kata pengantar yang tidak monoton seperti coba tanyakan " sudah belajar tentang reproduksi belum di sekolah? " Lalu pelan-pelan masukkan topik yang selanjutnya.
Biasakan untuk berbicara langsung tidak berputar-putar agar anak tidak salah tangkap nantinya.
Jelaskan edukasi ini secara bertahap. Jangan bahas semuanya oada satu hati itu agar anak bisa mengerti.

Demikianlah beberapa informasi mengenai perbedaan anak pra remaja dan remaja serta edukasi apa yang bisa anda mulai bisa perkenalkan kepada mereka. Pendidikan itu dimulai dari keluarga bukan dari luar. Luangkan waktu anda dan mulailah mengenal proses usia ini yang sedang dialami oleh anak anda. Somoga bermanfaat dan terimakasih.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa web/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Silahkan hubungi saya di email [email protected] atau WA 082154295557.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment