7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Ternyata Seperti Inilah Penyebab Bayi Lambat Tengkurap

Tumbuh kembangnya bayi di usia awal kelahirannya sangat cepat terjadi. Bahkan ada beberapa orangtua yang melewatkan beberapa perkembangan bayi. Ada orangtua yang menyesal juga karena tiba-tiba tanpa disadari anak sudah tumbuh besar. Itulah sebabnya penting sekali kehadiran orangtua dimulai dari kelahiran bayi.

Salah satu yang wajib orangtua atau ibu ketahui adalah proses perkembangan bayi mulai dia sudah bisa membalikkan badannya, berguling sampai dia bisa tengkurap dengan sendirinya. Fase dimana bayi mulai bisa mengkordinasikan keseimbangan badannya dengan kordinasi lainnya. Disini ibu harus jeli memperhatikannya bahkan melatihnya. Fase ini begitu berdampak buat bayi nantinya.

Penyebab Bayi Lambat Tengkurap

Penyebab Bayi Lambat Tengkurap

Terhalang atau terganggunya motorik anak disebabkan oleh seringnya anak digendong dalam waktu yang cukup lama juga. Hal ini membuat anak tidak terangsang untuk mengeksplor alat geraknya sehingga tahap tengkurap dan duduk baru dialami  ketika bayi berusia diatas normal anak pada umumnya. Berikut ini adalah fakta kenapa bayi bisa lambat tengkurap, antara lain:

1. Tidak hanya sering digendong namun fakta yang membuat bayi lambat tengkurap bisa disebabkan oleh kelebihan atau kekurangan berat badan. Normalnya berat badan bayi perempuan adalah 4-7 kg dan laki-laki 5-8 kg pada usia 3-4 bulan. Jika bayi memiliki berat badan yang tidak standar akan berpengaruh kepada fase anak tengkurap. Jadi perkembangan bayi haruslah normal.
2. Penyebab lain yang bisa membuat bayi lambat tengkurap karena bayi kurang stimuli. Rangsangan kurang dilakukan kepada bayi seperti melakukan gerakan meraih sesuatu dan sebagainya. Bayi tidak dapat dibiarkan diam saja. Dia harus melakukan beberapa gerakan untuk melatih motoriknya.
3. Faktanya juga lambatnya bayi tengkurap bisa disebabkan juga karena kurangnya komunikasi antar orangtua dan anak. Komunikasi merupakan sebuah stimulus yang diproses oleh otak bayi. Karena sebenarnya ketika berkomunikasi dengan bayi, bayi bisa meresponnya. Itu sebabnya komunikasi sangatlah penting dalam setiap proses pertumbuhan bayi.

Tips Melatih Bayi Tengkurap

Tumbuh kembangnya bayi pasti tidak akna pernah dilewatkan oleh orangtua. Salah satunya adalah perubahan ketika bayi suddah mulai bisa tengkurap sendiri. Fase ini harus dilewati oleh bayi sebelum dia bisa berguling, membolak-balikkan badannya, merangkak maupun berjalan.

Karena ketika bayi lahir dia tidak tau bahwa dia mempunyai kaki dan tangan. Dia mulai mengenalinya pada usia 1 bulan dimana dia mulai mengeksplorasi tubuhnya. Itulah mengapa ibu harus mulai melatih merangsang atau menstimulus bayi. Baik itu dengan mengangkat kepalanya atau kedua lengannya secara perlahan. Ini merupakan latihan untuk motorik halus bayi yang wajib dilakukan.

Proses tengkurap ini adalah tahap dimana bayi belajar mengangkat kepala dan dadanya secara perlahan. Proses ini bertujuan dan bermanfaat untuk melatih otot kepala, leher, baju serta melatih kemampuan motoriknya. Semakin sering bayi tengkurap maka perkembangan motoriknyan pun akan semakin bhaus dan cepat.

Ketika bayi sering tengkurap maka lama kelamaan akna membuat bayi berguling sambil membolak-balikkan badannya sendiri. Bayi jangan sering tidur terlentang karna ini yang akan membuat bayi mengalami sindrom kematian bayi mendadak. Pada umumnya bayi akan mulai mengangkat kepala dan lehernya pada usia 3 - 4 bulan.

Para orangtua pun bisa membantu atau melatih bayi untuk bisa tengkurap. Anda bisa memulainya dengan menelungkupkan bayi di dada atau di paha anda. Hal ini juga akan mempererat kontak batin dengan bayi dan ibu. Hal ini bisa anda lakukan 2-3 kali dalam sehari dalam durasi 3-5 menit saja. Kegiatan ini bisa anda lakukan ketika bayi berusia 1 bulan.

Namun ketika bayi sudah berusia 3-5 bulan anda bisa lakukan selama 20-30 menit. Namun pada saat melakukan gerakan ini perhatikan respon sibayi. Ketika dia tidak merasa nyaman maka segera kembalikan ke posisi terlentang. Cara yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

Meletakkan bayi di kasur dan biarkan dia bergerak sendiri. Intinya jangan sering digendong
Latihlah dia tengkurap dengan cara miringkan badannya dengan mengapit badannya menggunakan bantal. Ini adalah awal dia untuk terbiasa morning lebih mudahm anda bisa lakukan selama 5-10 menit.
Atau bisa juga dengan berkomunikasi sambil memberikan mainan. Anda juga bisa melakukan stimulus lain untuk bayi seperti, memeluknya, menggantung benda yang berwarna yang bergerak- gerak, memperdengarkan musik, atau sambil dia tengkurap ajak berbicara. Hal ini juga tips buat anda agar bayi pelan-pelan bisa tengkurap.

Hal ini cukup membantu bayi untuk memperbaiki motoriknya dimana itu akan membantunya bisa belajar tengkurap dengan mandiri dan sempurna. Selama dia tidak menangis biarkan saja.

Resiko Bayi Lambat Tengkurap

Sebenarnya gerakan bayi yang baru terjadi secara refleks. Semua bermula ketika sistem sarafnya berkembang dimana  pada usia 2 bulan sistem sarafnya berkurang namun kampuan kognitifnya berkembang. Semuanya terjadi secara bertahap dan ada fungsinya.

Tumbuh kembangnya bayi adalah berbeda. Tidak boleh disamaratakan. Baik itu masalah tengkurap. Namun ketika anak anda mengalami keterlambatan tengkurap maka anda harus perhatikan juga karena beresiko kepada gangguan disabilitas. Akan terjadi gangguan karena pertumbuhan motoriknya yang terhalang.

Oleh sebab itu carilah waktu yang tepat untuk mulai melatih bayi tengkurap. Anda bisa lakukan dengan memancing bayi menggunakan mainan. Mulai dari sekarang sebelum nantinya akan berefek dan menyisakan sesal bahi orangtua.

Kapan Bayi Mulai Tengkurap

Memperhatikan tumbuh kembang bayi dari hari ke hari adalah kebahagian setiap orangtua. Yang dulunya si kecil belum bisa apa- apa sekarang sudah menunjukkan beberapa kemajuan adalah moment yang Paling ditunggu semua orangtua. Mulai dia tertawa, senyum, menggerakkan badannya bahkan serta tengkurap. Pada usia 3 bulan bayi sudah mulai mengangkat kepala dan dadanya sendiri.

Anda dapat melihat gerakan ini ketika bayi dalam posisi atau ketika anda membandingkannya dengan tengkurap. Ada banyak orangtua yang bertanya bahkan khawatir ketika bayinya sudah berusia 4 bulan namun belum bisa tengkurap sendiri. Sebelum anda khawatir anda harus memperhatikan proses perkembangan bayi anda mulai dari berguling secara mandiri dahulu.

Bayi di usia 3 - 4 bulan umumnya sudah bisa berguling sendiri. Proses ini terjadi karena bayi mulai penasaran dan ingin melihat lebih banyak lagi. Ketika otot sekitar leher dan lengannya sudah cukup kuat, bayi akan tengkurap dengan sendirinya. Umumnya bayi mampu berbaring lalu berguling serta ke posisi tengkurap Alan terjadi diusia 5-6 bulan. Jadi anda jangan khawatir karena setiap bayi perkembangannya pasti berberbeda namun akan berada ditahap tengkurap nantinya.

Karena Ada juga bayi yang mulai bisa tengkurap ketika dia berusia 7 bulan. Semua fase ini pasti akan dialami bayi jadi orangtua jangan khawatir. Demikianlah beberapa informasi mengenai apa yang menyebabkan bayi terlambat tengkurap serta tips edukasi untuk melatih anak belajar tengkurap yang dapat dilakukan dirumah.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa web/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Silahkan hubungi saya di email [email protected] atau WA 082154295557.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment