7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Cara Menghadapi Anak Pra Remaja agar Lebih Terarah

Pra remaja bisa diartikan sebagai sebuah tahap  perkembangan seseorang dari masa anak usia dini dan sebelum masa anak remaja. Biasanya masa ini akan diawali dengan pubertas. Namun masa pubertas seorang anak itu sebenarnya tidak bisa disamaratakan. Karena memang proses tumbuh kembangnnya anak pun berbeda-beda.

Biasanya masa pubertas anak perempuan itu terjadi sekitar usia 8-11 tahun dan untuk anak laki-laki biasanya pada usia 10-13 tahun. Pada masa ini biasanya untuk perempuan akan mengalami yang namanya menstruasi sementara untuk laki-laki akan mengalami perubahan suara. Dan sebagai orangtua kita harus menyadari perubahan mental anak kita.

Ciri-Ciri Anak Memasuki Pra Remaja secara Jasmani

Sebagai orangtua ada baiknya jika anda lebih peka akan periode ini. Untuk mengetahui apakah anak anda sudah masuk dalam tahap pra remaja adalah dengan melihat secara jasmani. Berikut ini adalah ciri-ciri anak memasuki pra remaja secara jasmani, antara lain:

Cara Menghadapi Anak Pra Remaja

1. Pertumbuhan fisik seseorang berkembang dengan begitu pesat sehingga kadang muncul ketidakstabilan. Biasanya mereka akan merasa kurang nyaman, resah sehingga mereka perlu perhatian khusus serta pengertian, dan juga anda harus menyediakan makanan bergizi.
2. Proses pra remaja akan membuat berat dan tinggi badan anak perempuan akan bertambah lebih cepat jika dibandingkan dengan laki-laki. Secara kedewasaan fisiologis perempuan lebih cepat dua tahun jika dibandingkan dengan laki-laki. Dalam hal ini laki-laki atau perempuan sngat peka dengan fisik mereka dan lebih mudah sensitive.
3. Ditahap ini anak-anak sudah mulai masuk kedalam proses kematangan seksual. Seperti perempuan akan mengalami menstruasi. Disinilah orangtua harus sadar dan mulai memberikan pengertian tentang fisik mereka.
4. Sementara untuk anak laki-laki pita suara mereka akan mengalami perubahan. Banyak dari antara mereka yang akan merasa malu dengan perubahan ini. Peran orangtua sangat penting untuk mendukung tahap ini.

Ciri-Ciri Anak Memasuki Pra Remaja secara Mental

Bukan hanya secara jasmani, namun anda juga bisa melihat apakah anak anda sudah masuk ke tahap pra remaja secara mental. Berikut ini adalah contoh anak sudah memasuki tahapan pra remaja secara mental, antara lain:

1. Ditahap ini biasanya kepekaan intelektual anak sangat tinggi. Mereka akan sering melakukan ekaploraai contohnya, memiliki rasa ingin Tau yang besar dan cenderung minat dengan apa yang ada disekitarnya.
2. Ditahap ini anak akan mulai suka berdebat serta mengkritik, dimana ucapannya terkadang akan kedengaran kurang sopan, namun inilah cara awal dia untuk mengetahui dunia sekitarnya.
3. Mulai berpikir logis dan akan suka menuntut serta mau diajak untuk berpikir dengan serius.
4. Anak akan mulai peka dalam melihat apa yang pas serta mencolok dan merasa apa yang dia pikirkan adalah benar.

Ciri-Ciri Anak Memasuki Pra Remaja secara Emosional

Tidak hanya itu saja, anda juga bisa melihat anak dianggap sudah memasuki pra remaja secara emosionalnya seperti di bawah ini:

1. Disini emosi anak tidak stabil, kadang naik turun. Dan mereka kadang tidak bisa mengendalikan emosinya.
2. Terjadi perubahan mood yang tidak terprediksi. Hal ini tidak akan berlangsung lama dan anda harus benar-benar bisa memahami situasi ini.

Tips Mendidik Anak Pra Remaja

Umumnya usia pra remaja terjadi pada usia 8-12 tahun. Jika anda sadari jika dulu anak itu begitu lucu dan menggemaskan namun sekarang perlahan-lahan terjadi perubahan yang begitu nyata. Perubahan anak ke masa pra remaja sangatlah terlihat baik secara fisik, mental, emosional. Disini orangtua harus paham betul.

Hubungan sehat antar keluarga sangatlah diperlukan dan bisa membantu tahap anak masuk kedalam pra remaja ini.

Ada beberapa tips yang anda bisa terapkan sebagai didikan bagi anak pra remaja ini.

1. Proses pra remaja sangatlah normal terjadi dimana biasanya anak ini akan mulai suka bergantung kepada orang lain daripada orangtuanya. Sering juga terjadi penolakan bahkan anak akan mulai memiliki rahasia sendiri. Disini orangtua janganlah tersinggung karna itu wajar terjadi.
2. Bertambahnya usia anak sampai menuju usia pra remaja akan membuat anak sulit terbuka maupun memiliki diskusi dengan anda. Namun demikian haruslah tetap ada waktu khusus bersama dengan dia.
3. Dimasa pra remaja ini anda harus lebih sering mendampingi anak ketika menonton tayangan kesukaannya. Harus ada batasan-batasan mengenai teknologi.
4. Dimasa ini orangtua harus berani untuk membahas hal-hal yang kritis atau percakapan yang kritis seperti tentang seks, merokok, alkohol, obat terlarang dna sebagainya.
5. Anda harus menjadi orang tua yang peduli bukan tidak mau tahu. Mendidik anak pra remaja haruslah seimbang dan tepat sehingga anak akan tahu konsekuensi atas tindakannya.
6. Yang bisa anda lakukan selanjutnya untuk mendidik anak pra remaja adalah dengan mengajarkan tentang topik yang sensitif dan terbuka seperti persahabatan, cinta dan sebagainya untuk membantuk emosional anak.

Peran Orangtua Disaat Anak Memasuki Pra Remaja

Usia pra remaja dimulai ketika anak berada di kelas 6 SD. Umumnya anak pra remaja akan menghabiskan banyak waktu dengan teman-temannya dan mulai mengenali lawan jenisnya. Ditahap ini peran orangtua sangatlah berharga buat si anak. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dan lakukan untuk anak pra remaja;

1. Sebagai orangtua peran anda sangatlah penting dengan cara perhatikan pergaulan mereka agar kedepannya baik-baik saja.
2. Keterbukaan antar orangtua dengan anak sangatlah penting. Anda harus menjadi sahabat buat anak anda dengan mendengarkan setiap keluhan dan ceritanya.
3. Sebagai orangtua janganlah terlalu mengekang anak anda . Peran anda yang salah ini akan membuatnya berontak dan tidak mau mendengar anda. Jangan terlalu khawatir dan berikan kepercayaan buat dia.

Sebagai orangtua janganlah sepele dengan tahap ini karena pada tahap ini anak juga cenderung lebih membutuhkan teknologi daripada orangtuanya. Seperti yang kita tau bahwa perubahan teknologi juga sangat pesat sehingga kalau peranan orang tua tidak akan memperburuk keadaan si anak pada tahap ini.

Cara Menghadapi Anak Pra Remaja

Menghadapi anak pra remaja haruslah dengan cara pendekatan tersendiri yang pasti berbeda dengan masalah yang lain. Di masa pra remaja ini akan membuat perubahan yang siknifikan baik perubahan biologis maupun psikologis. Biasanya anak akan lebih sering tertutup kepada orangtuanya.

Anak juga akan mulai penasaran dengan yang namanya rokok, kekerasan, alkohol, lawan jenis dan sebagainya. Banyak orangtua yang begitu takut dan khawatir ketika anak masuk dalam fase ini. Lalu sebagai orang tua bagaimana cara anda menghadapi anak pra remaja ini?

1. Anda harus menjadi sumber informasi utama anak.
2. Pahamilah karakter anak anda karena mereka ada yang pendiam, cerewet dan sebaginya.
3. Berikanlah contoh bukan perintah.


Belajar memahami sebuah masalah dari cara pandang anak juga penting anda perhatikan. Orangtua dalam perannya haruslah tau apa yang menyebabkan jika misalnya anak anda memberontak, melawan, tidak sopan sambil belajar untuk menahan emosi. Berusahalah menjadi teman baik anak anda karena itulah yang diperlukan mereka saat ini.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa web/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Silahkan kunjungi link ini : https://docs.google.com/spreadsheets/d/113CB8WGpZE53WVwWHTwHIbo0SK-xVBWouZjrYbU3TS4/edit?usp=sharing Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, hubungi saya di email [email protected] atau WA 082154295557.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment